Puluhan Ribu Jamaah Haji Indonesia Ditolak Masuk Mekkah

Jakarta – Pengamat haji dan umroh M. Subarkah menyebut bahwa terdapat banyak jamaah haji asal Indonesia yang ditolak masuk Mekkah. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya jamaah Indonesia yang tak memakai visa haji.

“Laporan dari Saudi Arabia sampai tadi malam hampir 96.000 orang (jamaah) yang ditolak masuk Mekkah karena tidak memakai visa haji. Mereka hanya memakai visa ziarah ataupun visa kerja,” terangnya di Gedung DPR RI, Selasa (15/8/2017).

Subarkah menjelaskan, setiap orang yang akan masuk ke Tanah Suci umat Muslim tersebut, akan dihadapkan dengan pemeriksaan check point untuk memeriksa dokumen serta kelengkapan jamaah. Dalam hal ini pemeriksaan dilakukan pada setiap jamaah satu per satu.

“Pihak pengamanan Saudi Arabia melakukan deportasi bagi jamaah yang ditolak, serta dapat juga ditahan pihak pengamanan Saudi Arabia. Hal ini belum diputuskan oleh pihak pengamanan setempat,” ujarnya.

Selain itu Subarkah mengatakan lebih lanjut, bahwa sudah terdapat sekitar 47.700 kendaraan yang membawa rombongan haji ditolak masuk ke dalam kota Mekkah. Jumlah tersebut bedasarkan laporan pada tanggal 12 Agustus 2017 malam

Adapun Subarkah mengklaim data tersebut didapatkannya dari Jenderal Al Harbi, yang merupakan pimpinan keamanan Arab Saudi.

Subarkah juga menyebut pihak keamanan Arab Saudi akan menghukum para pelanggar yang masuk ke Kota Mekkah maupun Kompleks Masjidil Haram. Pelanggar akan dikenakan hukuman tartil, yang berarti akan dideportasi hingga ancaman penjara setelah musim haji selesai.

Sumber : kabar3.com

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *